Home / Parabola / Cara Mencari Sinyal Parabola dengan Mudah March 21, 2021 Cara Mencari Sinyal Parabola dengan Mudah – Antena parabola lama juga dapat memengaruhi saluran siaran parabola. Mengapa parabola sering lemah, dan bahkan dalam kasus terburuk menghilang? Sebenarnya dapat disebabkan oleh berbagai faktor, bisa dari komponen peralatan parabola, dan juga kemungkinan karena migrasi frekuensi trans dan simbol siaran, karena faktor alam seperti pergeseran antena payung akibat terpaan angin, bisa juga karena faktor penuaan piringan yang sudah tua dan banyak komponen yang harus diperbarui. Ada Cara Mencari Sinyal Parabola agar bisa ditangkap secara maksimal. Berbeda dengan antena untuk siaran TV terestrial UHF yang, meskipun stekernya sama, dapat menangkap sinyal televisi. Untuk parabola, posisi dan arah yang benar diperlukan untuk melacak dan menangkap sinyal frekuensi dari satelit. Begitu pentingnya arah antena, sedikit pergeseran dapat menyebabkan hilangnya sinyal parabola. Sebelum mencari parabola, Anda harus memastikan hal-hal berikut Penjajaran tiang antena parabola. Pastikan tiang parabola tegak lurus terhadap 90 ° dan berdiri kokoh sehingga dapat menahan angin kencang. Area tempat parabola berada. Pilih ruangan tanpa halangan agar sinyal parabola dapat mengenai cakram parabola dengan sempurna. Posisi skala nol di LNB. Untuk frekuensi parabola pita C, pastikan 0 nol di bagian atas LNB menghadap tepat ke barat. Sedangkan untuk parabola KU band, referensi arah LNB bisa searah dengan konektor antena. Posisi mereka seringkali berbeda tergantung pada satelit yang akan dilacak. Pengaturan penerima parabola. Lakukan pengaturan receiver parabola dengan benar sesuai dengan pita frekuensi yang akan ditangkap. Bagaimana Cara Mencari Sinyal Parabola? Panduan untuk Mencari Sinyal Parabola Setelah memastikan hal-hal yang sudah disebutkan tadi, sekarang saatnya mencari parabola. Langkah pertama yang perlu Anda ketahui adalah mengatur sudut kemiringan parabola. Sudut kemiringan adalah sudut di mana piringan satelit dimiringkan ke posisi satelit. Sudut kemiringan parabola akan berbeda tergantung pada posisi parabola. Seperti kita ketahui, letak satelit berada di sepanjang ekuator bumi. Jadi untuk daerah yang berada di sebelah selatan khatulistiwa, sudut kemiringannya akan miring ke utara. Begitu pula sebaliknya untuk wilayah utara ekuator, parabola akan sedikit, menuju ke selatan. Untuk menghemat waktu dalam mencari sinyal parabola, cara yang lebih baik adalah Anda terlebih dahulu perlu mengetahui posisi satelit yang ingin Anda tuju. Jadi Anda bisa memperkirakan arah sinyal satelit berdasarkan lokasinya di bujur bumi. Apakah Anda Sudah Mencoba Cara Mencari Sinyal Parabola ini? Bujur bumi terbentang dari barat ke timur. Setiap satelit terletak di bujur yang tidak sama. Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengetahui posisi satelit yang akan dilacak terhadap garis bujur. Jika Anda sudah mengetahui posisi satelit, gerakkan parabola untuk mengubah kemiringannya secara perlahan. Anda juga dapat mengubah sudut kemiringan parabola sampai Anda mendapatkan tampilan sinyal parabola. Pastikan Anda telah memasukkan frekuensi satelit terkuat di pengaturan receiver. Anda dapat menemukan informasi frekuensi terkuat dari setiap satelit di blog ini di kategori satelit. Jika terdapat tampilan sinyal parabola dari satelit yang dituju, maka Anda tinggal memaksimalkan kekuatan sinyal yang didapat. Sesuaikan sudut kemiringan antena dengan sangat lambat hingga diperoleh sinyal yang maksimal. Lakukan scan sinyal satelit untuk mendapatkan frekuensi dan siaran televisi dari satelit yang baru kita lacak sebelumnya. Itulah pembahasan mengenai Cara Mencari Sinyal Parabola yang mudah dan harus Anda ketahui,semoga bermanfaat.
MengaturAS/poros pada posisi Utara-Selatan. Pada bagian bawah parabola terdapat bagian (1)AS yang harus mengarah ke Utara-Selatan, (2) baut pengatur kemiringan ke arah katulistiwa dan (3) baut panjang pengatur kemiringan ke arah satelit. Untuk menentukan arah Utara Selatan harus menggunakan kompas, karena sedikit saja meleset tidak akan
Agar dapat menangkap siaran tv satelit dengan maksimal kita sebaiknya mengikuti panduan cara memasang antena parabola yang baik dan benar. Selain itu, dengan pemasangan antena parabola yang benar, kita akan lebih mudah tracking sinyal satelit yang diinginkan. Saat ini ada dua jenis parabola yang biasa digunakan oleh pengguna tv satelit untuk menerima frekuensi siaran tv parabola. Jenis yang pertama adalah antena parabola mini yang biasa digunakan untuk menerima siaran tv satelit frekuensi ku band. Sementara jenis yang kedua adalah parabola besar yang banyak dipakai untuk menerima frekuensi c band. Meskipun berbeda jenisnya, pada dasarnya cara memasang antena parabola yang benar tidaklah berbeda. Perbedaannya adalah hanya pada pengaturan frekuensi antena pada receiver saja. Bagi anda yang tengah belajar memasang parabola, sebaiknya mengikuti panduannya berikut ini agar mendapatkan hasil penerima sinyal parabola yang bagus. Panduan memasang antena parabola yang benar1. Memilih jenis antena 2. Pilih area pemasangan yang lapang3. Memasang tiang disk parabola4. Merakit disk dan memasang lnb parabola5. Mulai memasang disk parabola6. Saatnya tracking satelit Ada beberapa point yang mesti anda perhatikan ketika hendak memasang antena parabola agar berhasil. Simak selengkapnya berikut ini 1. Memilih jenis antena Hal pertama yang perlu anda pikirkan adalah memilih jenis antena parabola yang akan digunakan. tentukan jenis parabola sesuai dengan frekuensi siaran tv satelit yang akan anda terima. Jika anda hendak menangkap siaran tv satelit yang memiliki frekuensi ku band, maka anda sebaiknya memilih jenis parabola mini. Karena dengan parabola mini siaran parabola ku band sudah dapat diakses dengan mudah. Namun apabila anda menginginkan menerima siaran tv pada frekuensi c band, maka anda harus menggunakan parabola besar dengan diameter minimal 4 feet untuk tipe solid. Sementara untuk parabola besar tipe jaring, sebaiknya pilih parabola yang mempunyai ukuran diameter minimal 6 feet. Berbeda jenis parabola yang digunakan, maka berbeda pula pilihan lnb parabola yang dipakai. Untuk penerimaan frekuensi ku band, harus menggunakan lnb parabola jenis ku band. Sebaliknya bagi anda pengguna parabola besar untuk frekuensi c band, anda mesti memakai lnb tipe c band juga. 2. Pilih area pemasangan yang lapang Saat hendak memasang antena parabola, hendaknya anda memilih lokasi pemasangan yang lapang dan mudah dijangkau. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan saat anda melakukan tracking sinyal atau pun ketika ingin memperbaiki antena parabola. Untuk pemasangan antena parabola mini, tidak terlalu dipusingkan untuk mencari lokasi pemasangan. Karena ukuran parabola mini yang kecil tidak membutuhkan tempat yang luas. Biasanya orang memasang antena parabola mini ku band menempel pada dinding luar rumah atau di atap rumah. Sedangkan untuk pemasangan parabola c band yang memiliki ukuran lebih besar, cukup sulit untuk menentukan lokasi yang mudah dan lapang. Lokasi terbaik untuk memasang parabola c band adalah di halaman rumah, sehingga kita tidak akan kerepotan saat memasang disk parabola ke tiang. Faktor lain yang perlu diperhatikan ketika hendak memasang antena parabola adalah memastikan lokasi sekitar parabola tidak terdapat pohon atau bangunan yang menghalangi sinyal satelit. Area di sekitar parabola harus lapang, terutama pada arah satelit yang hendak dituju. 3. Memasang tiang disk parabola Meskipun terlihat mudah, namun sebaiknya kita tidak boleh mengabaikan cara memasang tiang parabola yang benar. Kita harus memastikan posisi tiang disk parabola dapat berdiri dengan kokoh dan kuat serta tegak lurus ke atas. Posisi pemasangan tiang parabola yang bengkok dapat menyulitkan kita saat melakukan pointing arah disk antena parabola. Selain itu, pemasangan tiang yang kurang kuat akan membuat parabola mudah goyang oleh tiupan angin yang dapat berpengaruh pada kualitas sinyal yang diterima. 4. Merakit disk dan memasang lnb parabola Jika tiang parabola sudah berdiri dengan benar dan kokoh, berikutnya kita dapat memulai merakit disk parabola dan memasang lnb. Pastikan saat merakit disk parabola c band, disk dapat terbentuk sempurna dan kuat. Karena jika bulatan disk melengkung atau baling, maka akan menyulitkan untuk mendapatkan sinyal yang maksimal. Pemasangan lnb parabola sebaiknya dilakukan pada saat merakit disk atau piringan parabola. Pasang lnb parabola c band pada skala 40 atau 38 agar hasilnya bagus. Sementara untuk lnb parabola ku band kita bebas memasang nya pada bracket lnb. Cek artikel ini Jenis jenis lnb parabola 5. Mulai memasang disk parabola Bila disk dan lnb parabola sudah dirakit dengan benar, selanjutnya kita bisa langsung memasangnya ke tiang parabola yang sudah disiapkan. Untuk pemasangan disk parabola besar sebaiknya dibantu agar lebih mudah dalam pemasangannya ke tiang. Berikutnya, arahkan titik 0 nol pada lnb c band tepat mengarah ke arah barat. Sedangkan pada lnb ku band, arahkan konektor ke arah barat atau selatan. 6. Saatnya tracking satelit Tracking merupakan proses untuk mencari sinyal satelit yang dituju. Caranya adalah dengan memutar atau menggerakkan disk antena secara perlahan sehingga mendapatkan posisi arah yang tepat menghadap ke satelit. Karena itu proses tracking ini biasa juga disebut sebagai pointing arah antena. Sebelum melakukan pointing antena parabola, pastikan anda telah mengatur settingan antena pada receiver sesuai dengan satelit dan frekuensi transponder yang akan dituju. Baca artikel ini Pengaturan frekuensi antena telkom 4 Pengaturan frekuensi antena pada receiver yang benar ditandai dengan munculnya indikator intensitas sinyal. Jika indikator ini belum muncul, maka anda harus mengaturnya kembali dengan benar. Saat mengawali proses pointing, kendorkan dulu semua baut penyetel sudut disk parabola kemudian hadapkan disk parabola ke atas seperti payung terbalik. selanjutnya gerakkan disk ke barat atau ke timur sesuai letak satelit yang dituju. Baca ini Ketahui, komponen parabola dan fungsinya Perhatikan indikator kualitas sinyal ketika anda menggerakkan disk parabola. Jika muncul level kualitas sinyal, maka anda perlu menggerakkan sedikit sedikit sehingga level kualitas sinyal bisa diperoleh maksimal. Bila sinyal yang didapat sudah maksimal, kencangkan kembali semua baut dan mur penyetel parabola. Kemudian anda bisa lakukan scan satelit untuk mendapatkan semua channel televisi. Demikian panduan cara memasang antena parabola dengan baik dan benar agar berhasil menerima sinyal frekuensi satelit yang dituju. Selamat mecoba.